changminnie playlist

Senin, 24 Januari 2011

fun-fiction .

Slide 1

NEGERI GINSENG

Pagi itu angin berhembus dengan ramahnya , menghantar kepergian ku meninggalkan bumi khatulistiwa .

 Tahun 2016 , membawa kebahagiaan yang sangat mendalam . setelah berhasil meraih gelar sarjana dalam jurusan Hubungan International , kini aku siap untuk kembali merajut perjalanan pendidikan ku ke Negeri Ginseng , KYUNGHEE UNIVERSITY . Bahagia , sekaligus sedih tercampur dalam segumpal perasaan ku . Kini aku harus kembali meninggalkan kedua orang tua dan adik-adik ku .
      "Hati-hatilah di sana," Ibuku berkata dengan lembutnya sambil mengusap pipi ku .Kupeluk erat tubuhnya . Sebelum berangkat , aku pun berpamitan kepada kedua orang tua dan adikku .
Tak jauh dari jarak pandangku , terdapat sesosok wanita , yang melakukan hal yang sama denganku . WIKKE PRAWITANINGTYAS . Teman seperjuangan , dari smp , hingga sekarang . Dengan keinginan yang sama , kami wujudkan cita-cita kami itu bersama-sama .

Waktu tak terasa , kami telah sampai di Negeri Ginseng tersebut . Tak ku sangka kami bisa menijakkan kaki dan mengukir tapak demi setapak di negara tersebut . Decak kagum , terpancar di wajah kami berdua .

______________________

Pagi menyambut kami dengan gembira . Di ikuti dengan pemandangan musim semi yang tak terhingga indahnya .
 Pagi itu menunjukkan pukul 8 pagi .
       "Wikke . . . ayo bangun  , " kataku sambil mengguncang-guncang tubuh Wikke .
       "Ada apa ? aku capek , ah . mau tidur , sebentaaar aja . "
       "Ayo Wikke . Aku pengen ke kampus baru hari ini . cepetan ... kita nggak tau kan kalau kita di sana bakal ketemu sama changmin oppa ?"
       "heh ? changmin ? . Nggak mungkin lah Yun . . Ada-ada aja  . "
       "Mungkin deh Wikke . Kita udah ada di sini , kebetulan juga kemungkinan besar bisa terjadi kan ? mungkin bisa ketemu Jaejoong oppa juga .." tubuh wikke makin berguncang-guncang .
       "Jaejoong ? Dia kan ada di Jepang , Yuni."
       "Ah , kan itu bisa jadi kebetulan dia ada di sini . Kebetulan atau keberuntungan sih lebih tepatnya? terserah deh . Ayo dong Wikke ."
       "Iya iya , tapi biarkan aku tidur 15 menit lagiii aja . ya ya ? bangunin deh nanti ."
       "Nggak pake ah wikke . cepetan bangunnya .."
       "Iya deh , iya . Bentar , aku mandi dulu ."

hah , akhirnya mau juga si wikke bangun .

Sambil menunggu Wikke , aku berdiri di depan jendela dengan memegang sebuah buku diary PUTIH bertuliskan angka 2 .

________________________

diary itu berisi semua tentang isi hatiku , perasaanku . ntah kenapa selama 5 tahun ini aku sangat suka menulis diary . mungkin awalnya aku terobsesi dengan changmin , yang saat itu juga senang menulis diary . tapi jujur aku benar-benar suka melakukan ini . Alasan aku memilih warna putih pun karena selain aku menyukai warna putih , Changmin juga menyukai warna itu . Dan soal angka 2 , kami benar2 sangat menyukainya .

dibuka lah lembaran pertama , wajah Changmin yang sedang tersenyum manis itu siap menyambut . Lembaran ke2 , baru lah , terpasang foto ku . Lembar selanjutnya , semua berisi tentang keseharianku dan tentang Changmin .

Tak terasa , 6 tahun sudah aku menyukainya . dan perasaanku tak berubah sampai sekarang .  Foto profil facebook ku yang sudah tua umurnya itu pun , masih tetap memakai foto perkawinanku dan changmin .Awalnya ku fikir sangat sulit menjangkaunya , tapi selangkah demi selangkah aku berusaha hingga akhirnya aku berada di sini , Seoul , dimana Changmin pernah lahir dan besar di sini. Ku fikir sekarang ini dia tidak ada di sini , mungkin sekarang dia di Jepang . tapi tak apa-apa , berada di sini saja sudah sangat membuat hatiku sangat sangat bahagia . Walau sekarang dia sudah tua sih . aku sekarang 22 tahun . mungkin sekarang dia 29 tahun .

________________

         "heeeh , Bukunya di pegang aja . mau dibawa juga ?" Wikke keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya yang basah .
         "Iya dong , buku ini kan nggak pernah ketinggalan. Cepetan dong Wikke , aku udah nggak sabar buat pergi jalan-jalan ."
         "iya ... tunggu dong ."

________________

KYUNGHEE UNIVERSITY






     "Wikke ..... "
     "Iya .... "
     "Kamu nyangka nggak sih kita bakalan kuliah di sini ???"
     "Molla . Nggak tau , Kamu ?"
     "Aku juga"
Rasa kagum sekali lagi terasa di hati kami berdua . Nggak nyangka , kita bakalan kuliah di sebuah universitas yang terkemuka di Korea . Lihat saja , tempatnya saja kayak istana . Orang tua ku bakal bangga , fikirku .
Ku coba berkeliling universitas yang dimana changmin , sosok lelaki yang selalu aku puja-puja itu pernah mencercah pendidikan di sana .
Sudut demi sudut ku lihat . tiba untuk melihat daerah sekitar perpustakaan . Oh my Allah , perpustakaannya saja berkali-kali lipat lebih besar dari rumah ku . Alangkah beruntungnya Aku dan orang-orang yang bersekolah di sana .
Semakin tak sabar untuk memulai semester baru ....

_______________________

Saat yang di nanti sudah tiba . Ternyata memang tidak mudah  . Belum apa-apa sudah di sibuki oleh tugas yang menumpuk .Wikke masih berkutat di depan laptopnya , mengerjakan tugas yang sudah HARUS  dikumpulkan lusa mendatang . Aku yang benar-benar sudah mau muntah mengerjakan segala tugas yang ada ini , mencoba untuk mencari kesegaran jiwa . Kuambil mantel yang ada di dekat pintu dan bersiap-siap untuk pergi .

     "Ke , aku pergi dulu ya"
     "Mau kemana yun ? Tugas udah selesai ? "
     "Dikit lagi sih . makanya mau cari kesegaran dulu . Biar otak aku fresh"
     "Emangnya kamu mau kemana?"
     "Nggak tau sih , mau jalan-jalan aja . mana tahu nemuin hal yang menarik kan ? Mau ikut nggak ?"
     "Kamu gila ya ngajak aku jalan-jalan dalam kondisi kayak gini? Tugas banyak banget .... aku belum selesai satu pun"
     "ya udah , nggak usah pake marah-marah gitu kali . Mau nitip apa ?"
     "Titip es krim deh . Lagi kepengen"
     "oke , aku pergi dulu ya "
________________________

Malam itu , kurasakan dinginnya malam di Korea . Benar-benar dingin . Ingin rasanya aku berbaring dan tertidur di rumah . Tapi aku bosan . Untungnya tempat di mana aku menginap tak jauh dari taman  hiburan . teringat aku akan sosok laki-laki itu . CHANGMIN . Dia sangat suka sekali ke taman hiburan . Mungkin tidak ada salahnya kalau aku mencoba untuk ke sana , walau cuma sendiri . Malam itu , ramai sekali . orang-orang korea berjalan berdua dengan pasangannya . Wah aku sendirian . Coba ada Wikke , jadi aku tidak akan sendirian seperti sekarang ini . Berjalan sendiri berkeliling taman hiburan . Kakiku mulai lelah , aku pun mencoba untuk duduk dan beristirahat di bangku taman hiburan tersebut . Diary ku , masih kupegang . Ingin lagi aku baca halaman demi halamannya .. yah , andai saja aku bisa bertemu changmin saat ini ..Ku tutup diary putihku itu dan kuletakkan di samping aku duduk . sambil menghela nafas ku bujurkan kaki ku .

Tiba-tiba tampak seorang pria bertubuh tegap , tinggi dan memakai aksesoris yang kiranya berlebihan seperti topi , kaca mata , slayer . malam-malam seperti ini pakai kaca mata ? aneh ... pikirku . Kulihat jam tanganku . Wah , sudah hampir larut malam , aku harus mampir ke mini market juga untuk membelikan pesanan .Aku pun buru-buru pulang .Hingga tanpa sengaja aku meninggalkan diary ku yang ku letakkan tadi di sebelahku .


__________

     krieeettt ...!!! Bunyi pintu terbuka . Aku buru-buru masuk ke dalam kamar. Wikke masih saja berkutat di depan laptopnya. Kulihat wajahnya sudah sedikit tenang , tapi penampilannya berubah dengan bando yang menarik poninya ke belakang.
     "Wikke !!! pakai bando aku nggak bilang-bilang!!!"
     "Pinjem yuni . Pelit deh ... Tadi gimana cara mau bilangnya, nah kamunya dimana.."
Aku sedikit tersenyum .." iya deh, pake aja ... Udah selesai, Ke, tugasnya?"
     "Ya gitu deh, hampir ... oh iya . Tadi ayah kamu ada telefon tu.."
     "Serius? Lalu kamu bilangnya apa?"
     "Iya lah Yun serius. Aku bilang aja kamunya lagi keluar"
     "Ayah marah nggak?"
     "Nggak, tenang aja kalau aku yang ngomong. Adik kamu aja tu yun yang ribut. Ilham sama Wita. kayaknya mereka pengen banget deh ngomong sama kamu"
     "Gitu ya ? ya udah deh, aku telfon balik aja" Lalu kuambil handphone ku dari dalam tas. Ku tekan tombol panggil setelah kutemukan nama appa ku tertera disana.
     "Hallo" suara di seberang sana berbunyi. Appa ku.
     "Halo, Ayah?  tadi kata Wikke, ayah ada nelfon ya?"
     "OH, iya. tadi ayah ada telfon . Ayah cuma pengen tahu aja keadaan kamu disana gimana"
     "Aku baik-baik aja, Yah, di sini"
     "Tadi kamu kemana?"
     "Keluar bentar ke mini market. Pengen makan cemilan." kudengar di balik suara ayah, ada suara yang kelihatannya ribut sekali ingin berbicara..
     "Oh, iya. Wita mau ngomong nih" ayahku memberikan telefonnya. "Kakak!" teriaknya, membuat telingaku terasa sakit.
     "Wita, bisa nggak sih ngomong itu jangan terlalu keras kalo di telfon? Telinga jadi sakit tahu nggak? Ada apa?
     "Kakak... aku kangen... gimana ? udah ketemu Changmin belom?"
     "Ya elah, rupanya nih anak nanya Changmin. Belom lah, Changmin itu kan sibuk. tenang aja, kalo seandainya kakak ketemu, pasti kakak kasih tahu"
     "Yeee... kirain udah ketemu. Percuma aja tuh ke Korea kalo nggak bisa ketemu. Balik aja deh ke sini, biar aku ada temen tidur"
     "enak aja ... tidur aja sendiri. belajar mandiri tahu nggak?"

6 komentar: